`
Humor Misteri: Menjahili Orang Lain Malah Beneran didatangi sama Mba Kunti-lanak

Malam jumat kami berlima yang semuanya pengurus komplek perumahan dari Pengurus RT, RW dan pengurus Masjid,  diundang acara haul di sebuah Pesantren di seberang sungai diluar kompleks kami.

Bisa saja kami naik mobil kesana, jalannya bagus, tapi jaraknya jauh berlipat-lipat, karena harus muter-muter gak jelas. Jadi kami memutuskan jalan kaki saja, biasanya juga begitu, hitung-hitung membakar kalori lah!. Perjalanan kami mulai dengan menyeberang sungai yang menjadi pembatas kompleks kami dengan perkampungan penduduk asli. Jembatan itu memang inisiatif kami untuk memberikan akses lebih baik kepada warga sekitar.

Cuma, jembatan itu memang bukan untuk mobil. Di ujung jembatan, kami bangun juga pos Sekuriti, yang sudah terkenal sejak lama sebagai Pos Hantu, akibat banyaknya "penampakan" disitu. Diseberang jembatan memang ada kawasan pemakaman penduduk yang cukup luas. Singkat cerita acara itu selesai lewat tengah malam dan kami berlima mengulang perjalanan ngos-ngosan itu pulang.

Di tengah jalan, ditengah kawasan pemakaman yang gelap itu, kejahilan saya kumat. Apa iya sih, para tokoh masyarakat yang alim dan rajin ibadah ini gak ada takutnya. Dengan sangat pelan smbil berbisik dan menunjuk2  " lihat itu disebelah kiri kita itu, ada perempuan berbaju putih, lihat gak?".  Padahal sih, memang gak ada apa-apa, Pak RT yang disebalah saya menjawab sambil berbisik juga dan suara agak parau "sebelahh...mana pak udiiinn..",  "Ituuuuu..... yang di bawah pohon itu, masa gak lihat sih?. Kalau gak percaya ya sudah, saya duluan yah?" sambil pura-pura mempercepat langkah.

Tanpa saya duga, mereka berempat, para alim dan ulama, tokoh masyarakat yang sehari-harinya jaim itu ternyata seketika ambil langkah seribu, lari gedebag-gedebug secepatnya, main kejar-kejaran tanpa komando. Saya berhenti dan tertwa ngakak guling-guling tapi gak guling-guling beneran  "Dasar penakut! Badan segede kebo, takut ama yang gak jelas". Tengah saya merayakan suksesnya kejahilanku, tiba-tiba saja kuping saya mendengar lirih suara perempuan dibelakang saya disertai bau wangi melati "Iya yah, kenapa mereka takut?", upss nanti dulu.

Otak saya yang lemot sempat-sempatnya meng-analisa situasi. Rasanya tadi kami cuma berlima dan laki-laki semua. Yang 4 sudah kabur, mestinya sisanya tinggal saya sendiri kan? Lantas ini ada suara, perempuan lagi, siapa ini? Berpikir sampai di situ, hiiiyyyyhh, bulu kuduk jadi berdiri dengan sukses dan berteriaklah saya sekuatnya sambil berlari tanpa menegok sedikitpun ke arah suara tadi  "wooiiii, tungguuu jangan tinggalin saya"

Makanya jangan suka jahilin orang lain yang berhubungan sama makhluk halus, bisa beneran datang lohh.

Post a Comment

 
Top