`
Siluman Buaya Putih Kali Pemali dan Kejadian Tenggelamnya Ibu dan Balita yang Jasadnya Hilang


Suatu hari disaat usiaku masih anak-anak, aku dan temanku pergi ke sungai pemali, aku dan temanku sedang berenang di sungai pemali, waktu itu aku dan temanku membuat perahu dari batang pisang. Setelah selesai aku dan temanku menduduki perahunya. Alangkah terkejutnya aku melihat sosok buaya putih di tepi sungai, buaya itu sepertinya buaya yang diceritakan ibuku dulu.

Siluman buaya putih itu adalah buaya jadi jadian kata ibuku. Aku dan temanku syok melihat seekor buaya jadi jadian itu. Aku dan temanku langsung berenang ketepian sungai pemali. Saat aku sampai ketepian, aku tidak melihat buaya putih itu lagi, akupun bergegas segera pulang kerumah beserta temanku. Aku menceritakan kepada ibuku saat sampai dirumah.

Dan ibuku melarangku untuk berenang di sungai pemali itu lagi, al kisah pada zaman dahulu di sungai pemali brebes di tempati oleh berbagai siluman buaya, ada buaya putih, buaya buntung dan masih banyak lagi. Makhluk halus yang disebut-sebut sebagai penghuni sungai Pemali, Lembudana-Lembudini, Buaya Putih dan sebangsanya sudah terlanjur menjadi mitos turun temurun.

Warga yang kebetulan meninggal tenggelam di sungai pemali tersebut, oleh sebagian kalangan dikait-kaitkan dengan keberadaan siluman tersebut.

Seperti kejadian yang baru saja terjadi di awal bulan Februari 2017, seorang Ibu menggendong anaknya diduga terjun ke kali pemali, hingga berhari-hari jasadnya tak ditemukan meski tim SAR dan warga menelusuri Kali Pemali hingga menyelam ke dasar sungai.

Misteri raibnya ibu dan anak balitanya itu sempat menghebohkan warga Brebes lantaran banyak kejanggalan yang terkuak sesaat sebelum mereka berdua dinyatakan hilang.

Hingga satu minggu sejak kejadian, baru ditemukan jasad anaknya yang masih balita terlentang di tepi laut di sekitar hutan mangrove. Kondisi korban saat ditemukan masih mengenakan pakaian bewarna pink dan rok, tapi tubuhnya sudah mulai mengembang dan terlihat besar lantaran enam hari terendam air.

Sedangkan Jasad sang Ibu masih raib bagai ditelan misteri Kali Pemali yang terkenal angker penuh dengan penunggunya (siluman penghuni Kali Pemali).

Post a Comment

 
Top