`
Kisah Cinta yang Berakhir Tragis, Pengantin Pria Tewas Kena Santet Burung Gagak


Cerita ini dialami paman ardian, adik bungsu ibuku dia menderita akibat terkena serangan ilmu hitam yang disebut sebagai santet burung gagak, salah satu gejalanya jika ada burung gagak yang berbunyi diatas bubungan atap maka korbannya akan meraung-raung karena mengalami rasa sakit yang tertahankan, seketika itu juga perangai korban berubah seperti orang gila.

Kedahsyatan santet burung gagak ini seperti yang menimpa paman ardian. Setelah menunggu rasa sakit yang tidak terkira selama 99 hari, akhirnya ia menghembuskan nafas terakhir, ya dia meninggal pada usia 27 tahun, meninggalkan seorang istri yang bernama siti amnah yang dijodohkan orangtuanya.

Singkat cerita sebelum menikah dengan siti amnah ardian sudah mempunyai calon pendamping hidup. Sumiati namanya. Gadis kembang desa ini sudah dipacari oleh ardian sejak duduk dibangku SMA. Hubungan cinta ini terus tumbuh subur. Setelah tamat SMA ardian memilih kuliah di ikip negeri medan. Dia kost disana. Ketika itu kampus ikip masih terletak di jalan merbau persis berada dibelakang Plaza Medan Fair sekarang.

Sumiati sendiri memilih mengikuti kursus salon kecantikan. Setelah lulus dari kursus dia membuka usaha salon dan merias pengantin. Hubungan cinta mereka tetap dapat terpelihara. Untuk menutupi biaya kuliah dan biaya hidup ardian sering meminta uang kepada sumiati.

Baca Uga : 

Maklum saja uang yang diberikan orang tua ardian tidak cukup untuk biaya hidup selama sebulan. Sumiati selalu memberikan sejumlah uang yang diminta ardian, demi cintanya pada ardian, jangankan uang mahkota kesucian pun telah dia serahkan tentunya dengan harapan kelak dia akan menjadi pendamping hidupnya.

Namun kenyataan berkata lain, hubungan cinta mereka harus putus karena ibu ardian tidak setuju dengan hubungan mereka karena status sumiati yang merupakan anak yang lahir diluar nikah. Kemudian ibu ardian memutuskan menjodohkan ardian dengan seorang wanita yang bernama siti amnah yang diyakininya sebagai wanita yang cocok buat ardian.

Namun ardian menolak perjodohan itu mentah-mentah dan pergi tanpa berpamitan karena ardian sama sekali tidak mencintai wanita itu. Namun ibunya tetap bersikeras dan diam-diam ibunya pergi ke seorang paranormal yang bernama mbah senopati dukun tersohor yang berusia 75 tahun. Ibunya meminta kepada mbah senopati agar anaknya mau dijodohkan. Kemudian Mbah senopati menyediakan segelas air putih dan mengucapan mantera setelah beberapa saat akhirnya ritual itu pun selesai.

Mbah senopati meminta agar air putih itu dicampur dengan teh manis dan diberikan kepada anaknya. Sampai dirumah ibunya pun mulai mengerjakan apa yang diisyaratkan mbah dukun senopati. Dia mulai mencampurkan air putih ke segelas teh dan diminumkan kepada ardian. Aksi itupun berjalan mulus tanpa ardian sadari.

Ramuan itupun mulai bekerja ardian mulai terbayang-bayang sosok wanita yang bernama amnah, tiap hari dia memimpikan wanita itu, cerita tentang mimpi-mimpi indah bercumbu dan bercinta dengan seorang wanita bernama amnah. Diapun mulai tergia-gila dengan wanita itu yang dipikirkannya tiap hari cuma wanita itu.
Akhirna ardian menyampaikan cerita dalam mimpi tersebut dan meminta ibunya untuk cepat-cepat melamar amnah karena dia takut amnah dilamar orang dan dia sudah tidak tahan lagi pengen cepat-cepat bersanding bersama amnah.

Beberapa hari kemudian amnah dan ardian menikah. Mengetahui ardian kekasihnya menikah dengan orang lain sumiati benci setengah mati dan benar-benar sakit hati. Dia merasa disingkirkan begitu saja. Sumiati merasa semua pengorbanannya kepada ardian sia-sia. Enam tahun membina hubungan dan bahkan dia telah mengorbankan mahkota kesuciannya namun dia dikhianati.

Namun dia tetap berusaha untuk tabah dan mengikhlaskan dan memendam semua sakit hatinya. Disisi lain teman-teman sumiati memberikan motivasi dan menyarankan sumiati membalasnya dengan menyantet amnah namun sumiati tidak mau karena amnah tidak bersalah. Setelah dua bulan pernikahan ardian, sumiati merasa semakin sakit hati dia kemudian memutuskan pergi ke seorang dukun yang bernama mbah joyo, dia menceritakan semua rasa sakit hatinya karena telah disia-siakan.

Kemudian mbah joyo berkata aku akan membalas sakit hatimu dan menyantet ardian sampai mati. Beberapa saat kemudian ditangan mbah joyo telah bertengger seekor gagak hitam. Mbah joyo berkata kepada gagak itu kamu mendapat tugas, menyantet orang sampai mati. Koak-koak suara gagak itu, kemudian mbah joyo berkata sudah selesai nak... kemudian sumiati pamit, menyalami dan menyelipkan uang sebagai tanda terima kasih.

Malam harinya terjadi kegaduhan dirumah ardian. Saat dia tidur nyenyak tiba-tiba dia dikejutkan dengan lolongan anjing dan suara burung gagak mengitari rumahnya. Ardian menjerit meraung-raung diatas lantai kamar tidurnya. Melihat suaminya berprilaku aneh siti amnah hanya bisa melihat dan berteriak minta tolong, karena dia sendiri sedang hamil muda. Perangai aneh ardian baru berhenti setelah subuh.

Berita ardian mendapat serangan santet sampai ketelinga sumiati pada siang harinya dia mengemas seluruh pakainnya. Niat sumiati sudah mantap. Dia ingin pergi dan tinggal menetap dipekanbaru ikut buliknya. Keesokan harinya ardian mendapat serangan yang sama bahkan lebih hebat lagi selain kepalanya terasa mau pecah, perutnya terasa seperti ditusuk-tusuk dan di iris-iris.

Rasa sakitnya tiada terkira dan tanpa sadar dia mengucapkan kata-kata kotor, prangainyapun berubah seperti orang gila. Berbagai usaha telah dilakukan namun tidak berhasil menyembuhkannya. Mbah senopati pun tidak sanggup mengatasinya. Setelah 99 hari dia menderita akhirnya pada meninggal dunia. Dia menghembuskan nafas terakhirnya di usia 27 tahun.

Tiga hari kemudian bayi yang dikandung amnah pun lahir premature dan meninggal dunia. Sungguh tragis, mendengar cerita serem tersebut sumiati menyesal dan kemudian bertobat. Dia menyesal telah berbuat keji, sekarang dia menjadi seorang muslimah dan bahkan telah menunaikan ibadah haji. cerita serem tentang santet ini diadopsi berdasar kisah nyata.

Post a Comment

 
Top