`
Misteri Kehidupan Dibawah Kerak Bumi


Bagaimana sebenarnya wujud bawah tanah di perut Bumi itu? Sehubungan dengan ini, umat manusia sebenarnya telah mencoba menjelajahi perihal yang misterius ini sejak zaman dahulu kala.

Ada yang menganggap bahwa bawah tanah di dalam perut bumi itu adalah neraka, ini adalah takhayul. Ada juga yang berpendapat di dalam pusat bumi itu hampa, terdapat dua gerbang besar di Kutub Selatan dan Kutub Utara, dan dari sana bisa menuju ke kedalaman bumi. Melalui eksplorasi dan investigasi, terbukti hal itu tidak benar. Lantas, apa sebenarnya yang ada di bawah tanah dalam perut Bumi itu?

Seberapa dalam pemahaman anda terhadap Bumi, tempat anda berpijak ini? Selain ada kehidupan di permukaan (Bumi), apakah ada bentuk kehidupan lain di area gelap lainnya?
“Gerbang neraka” yang ditemukan di Rusia.

Ketika itu, sebuah tim ilmiah Rusia sedang mengerjakan sebuah proyek pemboran geologi di Siberia, namun, tak diduga mereka menemukan sejumlah hal ganjil dari pengeboran tersebut.

Operasi pengeboran sumur super dalam di semenanjung Kola di Rusia dihentikan pada 1994. Sampai pada 1983, kedalaman pengeboran sumur tersebut telah mencapai 12.000 meter, dan saat itu diputuskan untuk menghentikan penggalian lebih lanjut. Sementara kedalaman 262 meter terakhir itu dikerjakan antara 1983-1993, yang dicapai dalam waktu sepuluh tahun. Alasan resmi dihentikannya proyek itu karena kekurangan dana, namun, sumber dari dalam mengatakan, bahwa alasan sebenarnya karena adanya peristiwa supranatural yang terjadi di dalamnya.

Teknisi pengeboran meyakinkan wartawan, bahwa sama sekali tidak ada masalah dana. Proyek itu didanai dengan baik oleh yayasan ilmiah, dan mereka terpaksa menghentikan penggalian karena ada “setan” yang selalu muncul dari bawah tanah.

Eksplorasi di bawah kaki kita sendiri jauh lebih sulit daripada menjelajahi benda di angkasa, kita sudah mampu mencapai tepi tata surya, tetapi sulit untuk mengebor sumur dengan kedalaman lebih dari tiga ribu meter.

Ketika manajer proyek Dr.Azzacove memasukkan microphone supersensitive, dengan maksud ingin memahami lebih lanjut mengapa tiba-tiba ada suara dari dalam perut bumi itu saat melakukan pengeboran yang lebih dalam lagi. Namun, apa yang didengar telah menghancurkan pemikiran logis para ilmuwan, “Kami mendengar suara jeritan manusia yang kesakitan, dan setelah mendengar dengan lebih seksama, jeritan yang terdengar sangat tersiksa itu tidak hanya satu, tapi ribuan bahkan mungkin jutaan jeritan yang menyayat hati.”

Jika demikian halnya, lantas apakah memang benar ada dunia yang misterius dan tidak diketahui di bawah sana?

Seorang sopir di pengeboran bumi menceritakan bahwa orang yang melihat kejadian tersebut diperintahkan untuk menenangkan diri dengan obat penghapus ingatan jangka pendek. Obat tersebut biasanya digunakan untuk menangani korban trauma.

Baca Uga : 

“Sebagai seorang komunis, saya tidak percaya surga atau Bible, tapi sebagai ilmuwan saya sekarang percaya adanya neraka. Tak perlu dikatakan kami begitu terkejut atas penemuan ini. Tapi kami tahu apa yang kami lihat dan apa yang kami dengar, dan kami sangat yakin bahwa kami telah menembus gerbang neraka,” tutur Dr Azzacov.

Dugaan Dr. Azzacov bahwa suara yang didengarnya adalah jeritan mahluk di neraka boleh jadi benar. Karena meskipun eksistensi neraka berada di dimensi lain, sekali-kali ia akan diperlihatkan kepada manusia sebagai tanda peringatan. Bisa juga suara itu hanyalah efek dari getaran ruang lubang yang sangat dalam di bawah bumi.

Semua terserah penilaian anda, tapi banyak ilmuwan meragukannya. Banyak yang meragukan kebenaran munculnya suara jeritan manusia saat pengeboran kerak bumi di Siberia. Keberadaan penggalian lubang di perut bumi itupun diragukan keasliannya. Kabar tentang suara aneh yang didengar Dr. Dmitri Azzacov dan timnya saat penggalian di perut bumi Siberia beredar secara luas di dunia maya. Bukan hanya artikelnya yang dimuat di sebuah koran berbahasa Finnish, tapi juga foto-foto lubang penggalian itu, bahkan rekaman suara aneh itu bisa kita dapatkan. Komentar orang terhadap kasus inipun beragam. Ada yang menyetujui bahwa suara aneh itu datang dari neraka, ada juga yang meragukan. Kenyatannya kabar itu sudah lama beredar.

Einstein pernah mengatakan, “Imajinasi lebih penting daripada pengetahuan, karena pengetahuan itu terbatas, sedangkan imajinasi merangkum segala sesuatu di dunia. Mendorong ke arah kemajuan dan merupakan sumber dari pengetahuan. Intinya, imajinasi adalah faktor sesungguhnya dari penelitian ilmiah.”

Meskipun umat manusia hidup di atas Bumi, namun, pemahaman atas Bumi tidak labih dari selembar bulu. Pengeboran yang paling canggih sekalipun di dunia hanya sanggup mengebor lebih dari 10.000 meter dalamnya.  Dan bagaimana dengan bentuk atau rupa bawah tanah di dalam perut Bumi jika kedalamannya lebih dari itu. Orang-orang hanya bisa menganalisis berdasarkan letusan gunung berapi, gempa bumi atau retakan dari kulit bumi. Terkait dunia bawah tanah di dalam perut Bumi itu kebanyakan hanya berupa dugaan, sementara data ilmiahnya kurang.

Post a Comment

 
Top