`
Misteri Nyata Pocong Keliling Minta Tali Pocongnya Dilepas


Pocong adalah hantu atau setan yang digambarkan merupakan orang mati yang berpakaian kain kafan berwarna putih.Dipercayai bahwa adanya pocong dikarenakan ketidaksempurnaan dalam melakukan penguburan orang mati.Terutama karena tali pocong yang lupa dilepas.

Setan pocong ini mempunyai wajah yang buruk rupa dan tidak memiliki mata namun sebagian lagi menggambarkan pocong memiliki mata yang berwarna hijau.Menurut mitos yang berkembang di masyarakat pocong bisa dimusnahkan dengan cara melepaskan tali pocong yang lupa dilepas tadi.

Beberapa waktu yang lalu,masyarakat kita digegerkan oleh penampakan pocong keliling.Tidak diketahui dengan pasti bagaimana cerita ini bisa tersebar luas di masyarakat apalagi ketika adanya video pocong keliling,masyarakat semakin yakin bahwa setan tersebut ada dan sedang berkeliaran.

Menurut sebagian orang,apabila disuatu malam pintu rumah anda ada yang mengetuk namun tidak ada siapapun maka jangan buka pintu atau jendela karena bila dibuka maka pocong tersebut bisa masuk ke rumah anda.Penampakan pocong keliling ini telah mengegerkan warga khususnya di daerah bogor,menyusul beredarnya video pocong keliling di daerah tersebut.

Merebaknya isu pocong keliling Juga pernah terjadi di kelurahan Manggar Baru, Kecamatan Balikpapan Timur, Balikpapan, Kalimantan Timur, sepekan terakhir, bikin warga ketakutan keluar malam. Mereka khawatir pocong itu mengganggu kehidupan mereka.

Aktivitas warga di Kelurahan Manggar Baru, belakangan ini menjadi tidak seramai hari biasanya. Itu terlihat terutama di malam hari. Isu pocong keliling, memang bikin resah warga setempat. Kabar itu bahkan sampai hingga ke warga Kelurahan Manggar Lama, yang berbatasan langsung dengan Manggar Baru.

"Biasanya ramai di jam 8 malam sampai jam 10 malam. Tapi sekarang lebih banyak di dalam rumah, jadi khawatir. Jadi agak sepi daripada biasanya," kata salah seorang tokoh masyarakat Manggar Lama yang tinggal di RT 47, Andi Baso, kepada merdeka.com, Senin (25/4).

Isu pocong keliling sebenarnya merebak dari mulut ke mulut. Itu dimulai dari permukiman warga di RT 39 Manggar Baru. Warga setempat, beberapa di antaranya mengaku melihat pocong bahkan meminta tali kafannya dibuka.

"Iya, seperti itu yang beredar di tengah masyarakat saat ini. Pada dasarnya, tidak ada yang terganggu, atau dia (pocong) mengganggu. Jadi itu memang juga yang menurut warga buat resah mereka," terang Andi Baso.

Baca Uga : 

Namun demikian, menurut Andi Baso, masih banyak warga di Manggar Baru tidak terpengaruh dengan kabar itu. Mereka tetap berani beraktivitas seperti biasa.

"Lumayan banyak juga laki-laki yang tidak takut, tidak terpengaruh kabar pocong gentayangan itu. Yang melihat adanya pocong itu kan di RT 39 saja. Di RT sekitarnya, tidak melihat," ungkap Andi.

Diketahui, sepekan terakhir isu pocong gentayangan di malam hari, merebak di tengah warga di RT 02, RT 32 dan RT 39. Warga mengkhawatirkan pocong yang gentayangan itu, lantaran meminta tali ikat pocongnya dilepas.

Sabtu (23/4) lalu, tokoh masyarakat bersama dengan Babinkamtibmas, mendatangi salah seorang keluarga, yang diduga saat memakamkan anggota keluarganya, tidak melepas ikat tali kain kafan. Ditelusuri, keluarga itu membenarkan, salah seorang anggota keluarga mereka, yang disebut Pak Lambat, meninggal sepekan lalu, tanpa melepas tali ikat pocong

Post a Comment

 
Top