`
Misteri Kapal Hantu Ourang Medan Seluruh ABK Mati Dengan Kondisi Aneh


Bulan Juni 1947 dua kapal Amerika yang sedang berlayar di Selat Malaka, yaitu kapal City of Baltimore dan kapal Silver Star.  menerima pesan darurat dari kapal dagang milik Belanda, SS Ourang Medan. Atau 'Orang Medan'

Seorang operator di kapal Ourang Medan mengirimkan kode Morse. Isinya: "Semua awak kapal, termasuk kapten terbaring sekarat di ruang peta (chartroom) dan anjungan. Mungkin semuanya telah meninggal dunia."

Kemudian kalimat terakhir diterima. "Aku (akan) mati," seperti dikutip dari Daily Mail, Jumat (4/12/2015). Setelah itu pesan radio terputus.

Pesan mengerikan tersebut juga didengar pos pemantauan milik Belanda dan Inggris yang ada di sekitar Selat Malaka.

Kemudian, para operator radio penerima berusaha melacak sumber sinyal dan menentukan bahwa pesan tersebut datang dari SS Ourang Medan, yang juga ada di Selat Malaka.

Baca Uga : 

Kapal Silver Star adalah yang terdekat. Nakhodanya lalu memutar haluan mendekati lokasi Ourang Medan. Mereka menemukan kapal itu terapung-apung di lautan.

Yang mengerikan, jasad-jasad para krunya bertebaran di dek. Semuanya dalam kondisi mengerikan: mata terbelalak.

Ekspresi ketakutan dan horor terlihat jelas dalam wajah-wajah beku. Bahkan anjing yang ikut berlayar di kapal Ourang Medan juga ditemukan mati dengan kondisi sama mengerikanya.

Awak kapal AS, Silver Star yang melakukan pengecekan dengan menaiki kapal ourang medan, ketika mendekati mayat-mayat di ruang boiler, para krew Silver Star merasa menggigil kedinginan, padahal kapal sedang berada di perairan Indonesia, di wilayah katulistiwa, tepatnya di Selat Malaka dekat kota Medan dengan suhu sekitar 110° Fahrenheit atau sekitar 43° Celcius!.

Untuk memastikan apakah ada awak kapal yang selamat, tak menemukan tanda-tanda kekerasan, tak ada darah yang merembes, tiada tanda-tanda perlawanan.

Setelah tak berhasil menemukan satupun krew kapal Ourang Medan yang masih hidup, maka tim penyelamat memutuskan untuk menarik kapal Ourang Medan itu ke pelabuhan terdekat.

Kemudian mereka mulai mengikat seutas tambang besar di halauan kapal SS Ourang Medan lalu disambungkan ke buritan kapal Silver Star melalui krew kapal lainnya yang berada di Silver Star, agar kapal hantu itu bisa ditarik ke pelabuhan terdekat.

Akhirnya semua tim penyelamat berhasil mengikat kapal SS Ourang Medan ke kapal Silver Star dan akan memulai berlayar kembali sambil melakukan penarikan ke pelabuhan.

Namun terjadi keanehan lagi, belum saja mereka memulai pelayaran, tiba-tiba terlihat asap mulai menggulung dari lambung kapal SS Ourang Medan.

Hanya dalam waktu sekejap, api tiba-tiba membesar tak terkira dan terlihat dengan jelas api berasal dari bagian kargo kapal Ourang Medan.

Tim penyelamat tak dapat berbuat apapun, mereka malah lari pontang-panting meninggalkan kapal yang sangat cepat terbakar hebat dan nyaris tidak punya waktu lagi untuk memotong tambang penarik kapal tersebut.

Beberapa diantara tim penyelamat bahkan terjun langsung ke laut untuk menyelamatkan diri. Setelah semua tim penyelamat berhasil kembali masuk ke dalam sekoci dan tali tambang yang menyambung ke SS Ourang Medan juga berhasil diputuskan, para krew penyelamat dan kapten kapal Silver Star sama-sama berusaha dengan cepat untuk menjauh dari kapal SS Ourang Medan yang sedang terbakar.

Baca Uga : .......

Semua itu dilakukan untuk mencegah hal-hal yang tak diinginkan, karena itu sudah merupakan prosedur di dunia pelayaran untuk selalu menjaga jarak aman terhadap kapal yang sedang terbakar.

Untung bagi semua krew Silver Star, kerena tiba-tiba terdengar dentuman sangat kencang seperti bom meledak,  bersamaan diikuti dengan bola api yang sangat besar. Kapal hantu SS Ourang Medan telah meledak dengan dahsyat! Meledak persis didepan mata puluhan krew kapal Silver Star!

Tak lama kemudian, kapal hantu tanpa awak yang ditemukan tewas secara misterius dan mengenaskan itu pun akhirnya tenggelam, tertelan lautan di Selat Malaka yang berada diantara pulau Sumatera dan semenanjung Malaysia.

Semua krew dan tim dari kapal Silver Star selamat, baik yang ada di kapal Silver Star maupun yang berada di sekoci, mereka semua terheran-heran tak percaya, begitu cepatnya api meluluh-lantakkan kapal itu dan diakhiri dengan ledakan sangat hebat, dan kapal hantu itu karam didepan mata mereka.

Kapal Ourang Medan pun tenggelam. Semua bukti-bukti karam ke dasar laut.

Legenda Ourang Medan menyebar dari satu pelabuhan ke pelabuhan yang lain. Dijadikan artikel majalah-majalah spesialisasi kisah misteri.

Sebuah laporan resmi terkait kapal itu bahkan muncul dalam Proceedings of the Merchant Marine Council US Coast Guard edisi Mei 1952. Hingga kini belum diketahui, apakah Ourang Medan kisah nyata atau bohong belaka.
Loading...

Post a Comment

 
Top