`
Misteri Telaga Sarangan Magetan 

kabut telaga sarangan di malam hari

Dibalik Keindahan Telaga Sarangan Konon kerap mamakan korban atau tumbal, bahkan tak hanya di lokasi Telaga, sepenjang jalang menuju area Telaga Sarangan juga terkenal sering terjadi kecelakaan yang memakan korban nyawa.

Seperti yang baru ini terjadi pada tanggal 13/10/2018, kecelakaan yang menimpa sepasang pria wanita sehabis dari penignapan di Telaga Sarangan, yang bikin geger kota Mageta, Ngawi dan sekitarnya, Sebuah mobil Honda CRV mengalami kecalaakan Tunggal tak jauh dari Telaga Sarangan, sangat parah hingga masuk jurang dan keduanya meninggal.

Menurut saksi mata Seorang petani yang sedang Bekerja disekitar lokasi menuturkan : "Saya tahu ada mobil terbang dan terdengar letusan, blar! Terlihat laki-laki terlempar keluar mobil, sedang pengemudinya, perempuan, terjepit badan mobil," ungkap warga Desa Dadi, Kecamatan Plaosan, yang juga pemilik kebun tempat mobil CRV mendarat itu.

Tak hanya sekali ini saja sebelumnya sering terjadi kecelakaan dilokasi menuju Telaga Sarangan, Jalur untuk menuju ke Telaga Sarangan memang berliku-liku, sehingga membutuhkan keahlian mengemudi yang mahir untuk berkendara di jalur ini. Bukan sekedar Telaga Sarangan saja yang kerap kali menelan korban jiwa, jalur menuju Telaga Sarangan ini juga sering membuat pengendara celaka.

Kawasan Cemorosewu memiliki sebuah jalur sepanjang 35 KM dengan kondisi jalan berkelok-kelok dan tikungan tajam hingga 40 derajat. Selain itu, banyak juga tanjakan tajam untuk menuju ke Telaga Sarangan.

Terlepas dari mitos kecelakaan di jalur menuju Telaga Sarangan ini adalah perbuatan mahluk halus penunggu jalan atau tidak, medan yang harus dilalui memang cukup berat. Sebaiknya, periksa kondisi kendaraan Anda dan pastikan bahwa Anda mahir dalam jalur-jalur “maut” semacam ini sebelum Anda memutuskan untuk berkendara sendiri.

Baca Uga : 

Mitos angkernya Telaga sarangan menjadi semakin kuat, setelah banyak kejadian misterius terjadi di sekitar telaga Sarangan, dari penuturan warga sekitar Telaga Sarangan.

Sepasang Ular Naga
Di dalam Telaga Sarangan dipercaya terdapat 2 ekor naga raksasa yang menyebabkan terjadinya telaga ini. Singkat cerita, konon dulunya terdapat pasangan suami istri petani bernama Kyai Jalilung dan Nyai Jailung. Saat sang suami kelaparan karna tidak kunjung dikirimi makanan oleh sang istri, dia mencari makanan lain dan akhirnya menemukan seonggok telur raksasa.

Akhirnya telur itu dibakarnya dan dimakan, belum habis telurnya dia sudah kenyang dan telur masih sisa separuh. Tiba-tiba istrinya datang membawa makanan dan memakan sisa telur tersebut sampai habis.

Tak lama kemudian tubuh mereka terasa panas, dan mereka langsung menceburkan diri kedalam pancuran terdekat. Lambat laun mereka berubah jadi naga raksasa yang menggeliat, pancuran yang kecil tadipun melebar dan menjadi telaga yang sekarang disebut Telaga Sarangan. Mitos ini diceritakan oleh Mbah Supar Sastrodiharjo, seorang sesepuh sarangan.


Lubang Aneh/Misterius Ditengah Telaga
Misteri ini berasal dari foto yang diunggah oleh seseorang bernama Mbah Bedjo Dipuro di website pulsk, disitu terlihat jelas penampakan lubang aneh yang menyedot air danau menuju ke dasar lubang. Belum diketahui pasti keaslian foto ini, namun foto ini terlihat sangat nyata dan asli. Mungkinkah ada retakan tanah di daerah tersebut ataukah ulah ular naga penunggu danau Sarangan? Semua ini masih misterius.

Kabut Misterius
Pada saat-saat tertentu, kabut tebal menyelimuti sarangan bahkan menyentuh air dalam telaga itu. Sangat misterius dan mengerikan, banyak pengunjung yang takjub dan takut ketika fenomena ini terjadi. Ada yang menganggap itu adalah perwujudan dari penunggu sarangan yang sedang keluar dari sarangnya. Adapula yang menganggapnya fenomena alam yang biasa, mengingat ketinggian dataran yang berada di dataran tinggi, dimana awan sangat mudah menerjang.

Jalinan Asmara Putus
Bila dua sejoli yang sedang bercinta di dekat telaga sarangan, maka mereka akan terkena radiasi gaib dari tempat tersebut, yakni berupa kutukan akan kandasnya hubungan kekasih, terutama bagi mereka yang belum menikah atau sedang berpacaran. Mitos ini sudah lama dipercaya masyarakat dan sudah menjadi buah bibir dikalangan kaum muda-mudi jaman dulu hingga sekarang.

Terbukti dari kesaksian beberapa kekasih yang dulunya bercinta di tempat ini, keesokan harinya atau dalam waktu dekat hubungan mereka langsung putus ditengah jalan. Namun ada beberapa yang sampai menikah, namun akhirnya tidak bisa menjaga keharmonisan rumah tangga dan melakukan perceraian atau kawin siri dengan status yang tidak jelas.
Untuk itu bagi siapapun yang mempunyai pacar atau pasangan, tidak disarankan untuk mengunjungi tempat ini. Jadi tempat ini hanya diperuntukkan oleh para jomblowan dan jomblowati yang sedang mencari jodoh. Sedangkan suami-istri lebih aman berwisata di tempat ini.
Loading...

Post a Comment

 
Top